Iklan
Beranda > MotoGP > Ketika Lorenzo Membikin Kesel Bridgestone

Ketika Lorenzo Membikin Kesel Bridgestone

zlorenzo

 

Halo bro semua 😀 , Masih inget waktu balapan seri pertama di Qatar beberapa hari yang lalu? yup,,, disini lorenzo terlihat sangat kesusu dan buru-buru dalam rangka ngacir semakin di depan, tapi nyatanya malah bener duluan… duluan ndlosor, padahal belum kelar 1 lap.

Nah,  Ternyata memang Lorenzo ini adalah rider yang paling banyak mengkritik ban bridgestone, yap,,, waktu tes pra-musim di sepang, untuk tembus 5 besar pun lorenzo sudah kepayahan, tapi waktu uji coba di Phillip island, wow,,, dia borong 3 hari itu jadi punya dia 😯 , Tapi di Qatar sepertinya bertolak 180 derajat, Nih ada quote percakapan yang saya kutip dari mesinbalap.com

Lorenzo sendiri sampai mengutaran, “saya tidak pernah mengambil resiko sebanyak yang saya lakukan di Qatar. Karena omelan pedas ini pula Bridgestone angkat bicara melalui Thomas Scholz selaku Kepala Koordinator Bridgestone Motorsport.

“Lorenzo mengendarai banteng mati di sekitar arena. Dua minggu yang lalu kami sudah bilang kepadanya di Australia bahwa kami mengakui masalah ban berkompon medium itu, yang juga telah digunakan di tes Sepang. Dan kami akan melakukan sesuatu.”, ujar Thomas Scholz kepada Speedweek.

“(Di tes pra-musim Sepang) kami tidak menyadari jika pembalap Yamaha mengalami banyak masalah. Untungnya pembalap Honda tidak terlalu bermasalah. Tapi di sini di Qatar Stefan Bradl dan Bautista kurang senang dengan grip ban, Pedrosa juga. Hampir semua merasakannya.”

“Kami mengajak Lorenzo ke Australia (tes ban) karena dia selalu begitu berlebihan saat mengomel. Makanya kami bilang kepadanya, kami sudah mengidentifikasi masalah tersebut”, tambah Kepala Koordinator Bridgestone Motorsport itu, yang asli orang Jerman.

“Kami sudah berpikir tentang hal itu dan sudah menemukan solusinya. Tapi kami perlu merencanakan dan melakukan pengiriman sampai delapan minggu. Kami sudah merespon (keluhan) Lorenzo. Untuk Le Mans, kami akan membawa perubahan dalam kompon ban medium. Tapi kami tidak melakukan ini hanya untuk dia saja, tapi untuk semua pembalap, termasuk Ducati, Honda dan pembalap Open class.”

“Kami sudah menjelaskan segala sesuatunya kepadanya, dia super bahagia setelah tes ban di Australia. Dua minggu kemudian dia berada di Qatar dan melupakan semuanya itu. Dia memarahi kami seperti wanita penjual ikan, bukannya fokus pada latihan. Karena semua pembalap mengalami masalah ini”, tegas Scholz.

Yup, karena hal itu, Lorenzo sukses membikin kesal brigestone, dengan pertimbangan Lorenzo yang pingin merebut gelar juara dari Marquez, sepertinya pertentangan ini bakal makin seru :mrgreen:

MnM

Iklan
  1. 28 Maret 2014 pukul 7:50 AM

    cengeng :p

  2. 28 Maret 2014 pukul 9:04 AM

    kakehan komplain

  3. 28 Maret 2014 pukul 9:04 AM

    dan sebaliknya

  1. No trackbacks yet.

Komen gak Komen tetap Thank you

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: